Kamis, 29 November 2012

kahayang...

pengen banget nulis, pengen nuliiiis....
di angkot, mikir sesuatu.. argh, pengen ditulis
di kamar, ngonsep sesuatu di otak... aaa... pengen ditulis
lagi kuliah, aha! i have an idea!!!
kyaaaa, pengen nulisss

then, the laziness come and the ideas dissapear...
should make this blog's dashboard be open all the time i'm net surfing
Ok! WRITE!!!!
don't let 'them' go

\(>,<)/

It's Flexible


Membuat struktur manajemen

Beberapa hari ini, kerjaannya ngonsep-ngonsep-mikir...

Dari mulai visi-misi untuk kompetisi, materi kaderisasi, sampai cita-cita untuk kamifa dan bagaimana memanagenya...

Entah sejak kapan, yang di pikiran saya itu semua pihak harus terdefinisi dengan jelas dan harus beralur, punya jobdesc jelas. Shi taklagi jadi orang asal, yang ‘hayulah, yang penting dikerjakan’, tapi menjadi orang yag penuh pertimbangan dan ketakutan. Mungkin itu yang namanya menjadi dewasa...

Waktu merancang mimpi untuk kamifa,,pagi ini, shi melist program apa aja sih yag mau kamifa berikan? Apa yg perlu dan penting kami lakukan. Dan program tahun lalu yg kurang mengena dan ga jalah shi ga cantumin. Tiba-tiba tersentak. It’s really different with me one year ago, when i force to discuss the function first then u can derive it to programs. Ya,,, it’s really different

Then I remember, someone have said to me that managing organization can be in  two ways, based on structure and based on project. You can choose... you can choose... dua-duanya punya kelebihan. Dan seharusnya shi ga pernah memaksa seorang leader yang notabene lebih tahu keadaan his people untuk menerapkan salah satunya. Harusnya dia yang memilih. That’s my wrong. But i hope, i’m not wrong... for now and later...


Rabu, 05 September 2012

Keimanan (kisah Mu'adz bin Jabal)


Di suatu pagi, Rasulullah menemui Mu’adz bin Jabal dan bertanya, “Bagaimana keadaanmu di pagi ini?” Ia menjawab, “Di pagi ini aku benar-benar beriman, ya Rasulullah.”
Rasulullah bertanya, “Apa buktinya?”
Mu’adz menjawab. “Di setiap pagi, aku merasa tidak akan hidup sampai sore hari. Dan setiap sore aku merasa tidak akan hidup sampai pagi hari. Setiap aku melangkahkan satu kaki, aku merasa tidak bisa melangkahkan kaki yang satunya. Aku seperti melihat umat demi umat dipanggil melihat catatan amalnya. Aku seperti melihat penduduk surga sedang menikmati yang tersedia di surga, dan penduduk neraka sedang merasakan siksa neraka.”
Rasulullah bersabda, “Kamu sudah mengetahuinya, maka pegang teguhlah, jangan dilepaskan.”

---bagaimana denganku?---

Sabtu, 26 Mei 2012

DarLing (saDAR LINGkungan)


Suasana kelas riuh karena senang. Kuliah farling atau farmasi lingkungan ditiadakan hari itu. Kuliah ini cenderung membosankan menurut sebagian mahasiswa. Belajar tentang materi, energi di lingkungan, siklus-siklus alam, sampah, peraturan perundangan, limbah industri, amdal, penghancuran obat, dll. Padahal, kepentingannya menurut saya nomer wahid, FIRST class. Tak hanya kemampuan sintesa obat yang perlu dimiliki seorang farmasis, tapi juga bertanggung jawab atas segala pekerjaan dan hasil dari pekerjaannya, termasuk LIMBAH sebagai hasil samping.

Petugas kebersihan : because people like you came up with this complex stuff, inventing stuff, which makes our living more convenient, right?
Profesor : one of the goals of science is to improve a human being's standard of life.
Petugas kebersihan : so, this(garbage) is the price for our standard of life?
Profesor : (terdiam)
Petugas kebersihan : no matter how convenient our lives become, it's hopeless when human beings are stupid. It's pointless complaining to a scientist though!
....(di TPS)...
Petugas kebersihan : aren't you surprised? This much garbage is being dumped all the time.
Profesor :  this is terrible...
Petugas kebersihan "only thingking about ways of making our lives easier, inventing wonderful tools and machines is not enough."... But scientist should be concerned about the consequences of inventing new things, maybe the world will be worse off... They have to think about that (garbage)too. That's what a truly smart person would do, right?
--galileo ep.9--

Tak seinstan itu...

Dasar-dasar Sintesis Obat
Belajar apa sih DSO? Bisa dibilang matkul ini adalah lanjutan dari kimia organik.. intinya sih kimia...
Di awal semester, bersama pak Emran, belajar berbagai reaksi, mirip2 kimia organik. SN1, SN2, E1, E2, beberapa pengecualian, dan sintesis paracetamol(keluar di ujian). Kuliah ini membuat kita sadar, bahwa semuanya tak instan. Jika selama ini saya seenaknya memasang-masangkan reaktan sesuai gambar strukturnya untuk menghasilkan suatu produk, di kuliah ini dipahamkan bahwa dalam kondisi nyatanya tak semudah dan seinstan itu. bagaimana cara membuat fenol? Apakah langsung benzena ditambah alkohol atau basa kuat? Apakah –OH begitu saja nempel di gugus aromatik?

Tidak kawan!

Banyak proses yang perlu dilalui dulu, pembuatan nitrobenzen, penambahan zat-zat lain, pengaturan suhu, dll. Kalau diresapi, rangkaian reaksi adalah analogi alur hidup manusia. Tak semudah itu untuk menjadi kaya, tak semudah itu menghafal Al-Quran, tak seinstan itu untuk menjadi pintar...

Ujian akhir DSO baru saja 4 hari yang lalu. Soal ujiannya adalah tentang reaksi dan tata nama. Dari satu senyawa, sejuta perlakuan dan seabreg nama dapat diberikan. Untuk mendapat satu senyawa, banyak pereaksi dan katalis yang dapat dipilih. Begitu pula hidup,,, untuk mencapai satu tujuan, banyak pathway yang dapat dipilih. Mengambil jalan yang paling baiklah tugas kita, sehingga hidup tak sia-sia...